Cek Dulu Pakai HP: BBPOM dan dr. Maharani Edukasi 100+ Warga Rohil Soal Bahaya Pangan Ilegal
TANAH PUTIH TANJUNG MELAWAN, seputarriau.co – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru terus masif turun ke desa. Selasa, 5 Mei 2026, BBPOM bersama Anggota Komisi IX DPR RI, dr. Maharani, menggelar Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Tokoh Masyarakat di Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Rokan Hilir.
Ratusan warga desa antusias padati lokasi. Mereka datang untuk belajar cara melindungi keluarga dari bahaya obat dan makanan ilegal.
Kepala BBPOM di Pekanbaru, Alex Sander, membuka sesi dengan memperkenalkan tugas pokok BBPOM. “BBPOM itu garda terdepan pelindung kesehatan. Tapi pengawasan nggak bisa jalan sendiri. Warga harus jadi konsumen aktif yang berani tolak produk berbahaya,” tegas Alex.
Materi utama langsung ke isu yang meresahkan: keamanan pangan. Tim BBPOM mengedukasi warga soal ciri fisik pangan berbahaya. Mulai dari ikan berformalin yang insangnya merah darah dan tidak dihinggapi lalat, bakso bertekstur sangat kenyal karena boraks, hingga jajanan warna mencolok pakai pewarna tekstil.
“Kalau ada pedagang nakal, laporkan. Satu laporan warga bisa selamatkan satu kampung,” tambah Alex.




Tulis Komentar